Layani Lima Area Baru di Tahun 2007, Pendapatan Mobile-8 Meningkat 48.8%
Pendapatan kotor Perseroan meningkat 48,8% menjadi Rp1.117,7 milyar untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2007 dibandingkan Rp751,2 milyar untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2006. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan jumlah pelanggan sebesar 65% menjadi 3,01 juta pada 31 Desember 2007 dibandingkan 1,83 juta pelanggan pada 31 Desember 2006, sehingga telah meningkatkan pendapatan dari percakapan dan SMS. Hal ini didorong oleh beragamnya tarif yang inovatif yang diluncurkan oleh Perseroan serta telah beroperasinya layanan telepon Fren di berbagai area baru di luar pulau Jawa selama tahun 2007, yang juga terlihat dari adanya penambahan jumlah BTS dari 440 BTS pada akhir tahun 2006 menjadi 945 BTS pada akhir tahun 2007.
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2007, Perseroan mencatat peningkatan EBITDA sebesar 66.2% menjadi Rp397,3 milyar dibandingkan dengan Rp239,0 milyar untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2006. Sementara itu, marjin EBITDA (terhadap pendapatan kotor) naik menjadi 35.5% untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2007 dibandingkan 31.8% untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2006, yang terutama disebabkan oleh peningkatan jumlah pelanggan. Laba usaha Perseroan melonjak 475,1% menjadi Rp167.5 milyar untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2007 dibandingkan Rp29.1 milyar untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2006.
Direktur & Chief Corporate Affairs Mobile-8 Merza Fachys mengatakan, “Hasil kinerja kami selama tahun 2007 ini menunjukkan kondisi yang menjanjikan dengan adanya peningkatan pendapatan kotor sebesar 48,8% dibandingkan tahun lalu, serta lonjakan jumlah pelanggan sebesar 65% menjadi lebih dari 3 juta pelanggan. Peningkatan ini terutama didukung oleh peluncuran tarif promosi baru kami, serta dimulainya layanan kami di berbagai area baru di luar pulau Jawa selama tahun 2007 ini.”
Merza menjelaskan, di tahun 2008 ini Perseroan akan melanjutkan rencana perluasan layanan di luar pulau Jawa, yang belum sempat seluruhnya terselesaikan di tahun 2007 mengalami penundaan tak terduga akibat vendor utama kami tidak dapat melaksanakan rencana yang telah dijadwalkan sebelumnya. Adapun keseluruhan rencana di tahun 2008 ini akan menggunakan anggaran belanja modal Perseroan tahun 2008 yaitu sekitar USD140 juta. Angka ini lebih dari dua kali lipat dari angka aktual belanja modal tahun 2007 yakni sekitar USD60 juta. Adapun dana untuk membiayai belanja modal ini berasal dari pengumpulan dana di sepanjang tahun 2007 melalui penjualan obligasi Rupiah sebesar Rp675 miliar dan penjualan obligasi US Dollar sejumlah US Dollar 100 juta, usai melakukan penawaran perdana saham sejumlah Rp877,5 miliar pada bulan November 2006,” tandas Merza.
Selanjutnya, Merza menegaskan, “Kami optimis bahwa kinerja kami di tahun 2008 ini akan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya sejalan dengan rencana Perseroan untuk meluncurkan berbagai kegiatan pemasaran yang baru, termasuk rencana peluncuran produk baru kami yaitu layanan jaringan telepon tetap lokal tanpa kabel dengan mobilitas terbatas (fixed wireless access / FWA). Selain itu, sebagai upaya untuk menjaring pelanggan baru, kami juga merencanakan untuk terus memperluas jaringan kami di berbagai kota besar lainnya di luar Pulau Jawa, sehingga diharapkan dapat meningkatkan jumlah pelanggan serta jumlah BTS kami di tahun 2008 ini hingga lebih dari dua kali lipat”.
About Mobile-8
PT Mobile-8 Telecom Tbk. is the fourth largest and the only CDMA-based nationwide cellular operator in Indonesia with full mobility service. Its shares are registered under the trade name FREN on the Jakarta Stock Exchange and Surabaya Stock Exchange. Through its brand product Fren, Mobile-8 provides value added services on both data and multimedia facilities within all of Fren service coverage within Java, Madura, North Sumatera, South Sulawesi and Bali. Mobile-8 offers CDMA2000 1x and CDMA2000 1xEV-DO technologies through its own nationwide 800 MHz CDMA network.
Mengenai Mobile-8
PT Mobile-8 Telecom Tbk. adalah perusahaan telekomunikasi selular terbesar keempat dan penyelenggara jaringan selular berbasis CDMA dengan ijin usaha yang mencakup seluruh Indonesia. Dengan produk Fren, Mobile-8 memberikan nilai tambah pada layanan data dan multimedia yang tersedia pada jangkauan layanan Fren di seluruh pulau Jawa, Madura, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan dan Bali. Mobile-8 menggunakan teknologi CDMA2000 1x dan CDMA2000 1xEV-DO pada spektrum frekuensi 800 MHz.
